28 Februari 2020 15:38:09
Ditulis oleh admin

Sejarah Desa Kedungsoklo

Desa,  menurut definisi "universal", adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa. Sebuah desa merupakan kumpulan dari beberapa unit permukiman kecil yang disebut kampung  atau dusun . Kepala Desa dapat disebut dengan nama  Kepala Kampung /Petinggi Kelurahan diJawa Timur, 

Sejak diberlakukannya otonomi daerah Istilah desa dapat disebut denga  kampung. Begitu pula segala istilah dan institusi di desa dapat disebut dengan nama lain sesuai dengan karakteristik adat istiadat desa tersebut. Hal ini merupakan salah satu pengakuan dan penghormatan Pemerintah terhadap asal usul dan adat istiadat setempat.

Berdirinya desa kedungsoko di awali dari berdirinya sebuah perkampungan kecil yang sangat subur lahan pertanianya .dan masyarakat terutama gadis-gadisnya terkenal kecantikanya .sehingga mengundang kekaguman dan menarik perhatian para pemuda dari deesa tetangga .dikisahkan ada seorang gadis yang sedang digandrungi salah seorang pemuda dari Desa tetangga ya itu desa patihan  kec.Widang .pemuda yang jatuh cinta pada gadis yang cantik itu suatu hari mengajak pergi ke sebuah pasar di desa Medang Kamulan yang terletak di selatan bengawan Solo .namun cinta pemuda tersebut bertepuk sebelah tangan .meski keduanya telah perjanjian bertemu di suatu  tempat .namun gadis tersebut tidak kunjung datang dan pemuda tersebut tetap menunggu  gadis pujaanya hingga sore hari ,tetapi gadis tersebut tidak kunjung datang ,akhirya pemuda tersebuit lama kelamaan berubah menjadi batu  atau arca    karna cinta tertolak ,sampai sekarang arca itu masih ada ....

Mitos  yang berkembang sampai sekarang pemuda Desa Patihan pantang menikah dengan gadis Desa Kedungsoko       (khususnya Dusun Sisir ) karna kepercayaan kisah tersebut di atas ,bila melanggar akan menerima malapetaka dalam keluarganya banyak pemuda Desa sebelah kampung yang naksir/naksir gadis Kedungsoko .ahirnya dusun tersebut di namakan Dusun Sisir ( dari Kata SIR     -   SIRAN  / PACARAN ) dan pada perkembangan zaman berubah menjadi Desa Sukorejo dan berganti lagi menjadi Desa Kedungsoko  yang artinya tempatnya senang senang.

Dalam sejarah pemerintahan Desa dulu  Kedungsoko   terbagi menjadi 3 Dusun kecil yang berdiri sendi-sendiri dan mempunyai kepala desa sendiri ,ketiga dusun tersebut  adalah; dusun Sisir dsn kedung Dsn Bandungrowo dan ketiganya dsn tersebut bergabung mejadi 1 Desa dengan nama Sukorejo menjadi Desa Kedungsoko sampai sekarang,yang di kepalahi seorang Kepala Desa yang pusat  pemerintahanya  di Dsn Sisir



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus